Mengenal Sandi, Pramuka Wajib Tahu !!!

Agar dalam kita menyampaikan pesan rahasia tidak bisa diketahui oleh semua orang, atau hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membaca atau mengetahui isi dari pesan kita maka kita harus menggunakan sebuah cara. Ya, yaitu dengan cara kita membuat pesan tersebut tidak hanya biasa saja namun dibikin agar hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memahaminya, dalam pramuka kita sering menyebutnya dengan istilah “sandi”. Okeh kak, langsung saja yah.

Kata Sandi berasal dari bahasa Sansekerta. Yang artinya rahasia, Karena itu maka tulisan rahasia disebut tulisan sandi. Atau tulisan-tulisan yang dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit dimengerti, kecuali kalau kita mengetahui kunci atau cara memecahkan sandi tersebut.
Asal Mula Sandi
Asal Mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana dan suka berpindah-pindah tempat tinggal. Untuk itu, mereka harus memiliki kata sandi untuk bisa mempergunakan berbagai bentuk sandi-sandi tertentu untuk mengecoh/mengelabui lawan-lawan atau musuh-musuhnya.
Sekitar tahun 3000 SM, di Kerajaan Babilonia telah ditemukan tulisan cuneiform. Untuk mengirimkan berita rahasia antar kota. Mereka menulisi pesan di kepala para budak yang baru di cukur, lalu menunggu sampai rambutnya tumbuh. Kemudian budak itu dikirim ke tempat yang dituju.
Di tempat tujuan. Kepala budak itu dicukur kembali untuk mengetahui pesan tersembunyi. Tentu tidak dapat disamakan dengan e-mail, tetapi cara itu terbukti berhasil dilakukan.
Julius Caesar biasa mengirimkan sandi loncat. Sistem sandi ini dibuat dengan menuliskan huruf-huruf alfabet Romawi dalam satu garis. Kemudian pilih satu angka rahasia, misal 5. Letakkan telunjuk di huruf A kemudian meloncat ke samping sebanyak 5 huruf, ini akan membawa telunjuk kita di huruf F. Begitupun seterusnya.
Secara teknis, sandi merupakan kata utuh yang dapat menggantikan kata lain. Contoh, para agen rahasia memakai kode Elang atau burung besar (Big Bird) untuk sebutan kepada Presiden atau kepala negara.
Seni dan ilmu membuat kode atau komunikasi rahasia yang aman disebut Cryptography. Cryptography berasal dari bahasa Yunani KRYPTOS, yang artinya ‘rahasia’.
Pada Masa sekarang komunikasi begitu luas dan maju, sehingga dibutuhkan kerahasiaan untuk bidang-bidang tertentu baik dinas militer, sipil maupun bisnis.
Sandi atau Cryptography berguna untuk menjaga kerahasiaan suatu pesan. Bisa dibayangkan, jika sistem yang dipergunakan per-bank-an tidak memakai sandi, karena kini semua sistem di dunia telah tersambung secara global dengan internet.
Tipe-Tipe Tulisan Rahasia
Terdapat banyak tipe tulisan rahasia, termasuk sandi dan stegano (tulisan rahasia yang tersembunyi). Cara pembuatan dan pemecahannya selalu memakai KUNCI, yang tersusun secara alfabetis, numeris (angka), Komputerisasi atau metode acak lainnya. Dan berikut tipe-tipe tulisan rahasia tersebut.
A. Kode dan Buku Kode
Kode-Kode tertentu dapat dipergunakan untuk mengganti kata atau kalimat. Biasanya dipilih yang singkat agat lebih efektif dan efisien. Bayangkan sebuah buku kode yang terdiri dari dua kolom. Kolom pertama, berisi daftar dari semua kata penting yang biasa disampaikan. Kolom kedua, berisi daftar kode pengecoh (pengganti).
Sebagai contoh :
Misalkan pesannya adalah “SERANGAN DI BUKIT DINI HARI”. Misal pada buku kode tertulisa daftar serangan = lebah, di = jus, bukit = bunga, dini hari = terbuka. Pesan rahasia yang kita dapatkan tertulis “LEBAH JUS BUNGA TERBUKA”. Tanpa buku kode. Mustahil sandi ini dapat dipecahkan.
B. Steganografi
Steganografi, atau tulisan tersembunyi. Adalah metode menutup atau menyembunyikan tulisan dengan memakai tinta rahasia (invisible ink). Tulisan mini (yang sangat kecil sehingga harus dilihat menggunakan mikroskop). Tulisan ini sudah dikenal sejak masa Mesir kuno dan juga bangsa Yunani dan Romawi. Seperti dikembangkan oleh Marcus Tullius Tiro sekitar tahun 63 SM. Tukusan ini dikenal dengan sebutan NOTAE TIRONIANAE (Catatan Tironian).
Baden Powell menyelidiki dan mempelajari tulisan sandi ini dan Baden Powell berkesimpulan bahwa sandi besar manfaatnya bagi para pandu. Baden Powell bahkan menganjurkan setiap pandu untuk mempelajari sandi. Bahasa sandi dapat dibuat oleh siapa saja bahkan anda sendiri dan dengan corak yang aneh sampai sederhana sekalipun. (pramuka solid)
OK itu tadi informasi seputar sandi yah kak, untuk belajar tentang beberapa jenis sandi tetap pantengin web ini yah, akan kita bahas di tlisan slanjutnya. Semoga bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *