Siaran Radio, Pramuka Kedungreja Ngomongin Jaman Now

Cilacapscoutnews, Kedungreja-Unit Jurnalistik Dewan Kerja Ranting (DKR) Kedungreja, memenuhi undangan Talk Show di Radio Kusuma FM Kedungreja, Minggu (29/10) pagi. Perwakilan pengurus Unit Jurnalistik DKR Kedungreja, Fajri An Naba mengatakan, program tersebut atas tindak lanjut MoU antara pengurus Kwartir Ranting dengan pihak radio Kusuma.

Dalam kesempatan tersebut, Fajri bersama perwakilan lain yakni, Megha dan Yogi, mengangkat topik terkait “Kegiatan Pramuka Jaman Now”. Menurut Fajri, kegiatan pramuka dewasa ini tidak melulu mengedepankan hukuman-hukuman yang berat atau hukuman fisik.

“Kita tetap mengedepankan kedisiplinan. Menegakan kedisiplinan tidak melulu dengan hukuman fisik kan,” kata Fajri.

Dia beranggapan, hukuman fisik malah bisa jadi momok menakutkan bagi calon anggota pramuka. Malahan, kata Fajri, anak-anak akan malas dengan kegiatan kepramukaan.

Pramuka Kedungreja saat mengikuti talkshow di radio Kusuma Cilacap.

“Jaman sekarang, hukuman fisik sudah tidak tenar lagi. Di pangkalan saya, hukuman untuk anggota pramuka yang indisipliner itu bentuknya beda. Jadi mengedepankan hukuman yang sifatnya mengedukasi. Contoh, ada anggota yang lalai misalnya, hukumannya suruh hafalkan suratan-suratan pendek,” beber Fajri.

Selain membahas terkait hukuman atau porsi yang biasa disebutkan dalam kegiatan kepramukaan, pada talk show tersebut juga membincangkan masalah-masalah yang timbul jika mengikuti kegiatan pramuka. Yogi Nur Khayan mengatakan, pada kasus demikian, dia mempunyai trik tersendiri.

“Kegiatan pramuka identik pulang telat, malahan kalau lagi berkemah bisa tiga hari dua malam ngga pulang. Kalau hubungan kita dengan orang tua tidak baik, itu akan jadi masalah besar. Jadi kalau menurut saya, kita bangun dulu yang namanya kepercayaan orang tua kepada kita dan harus selalu jujur,” jelas Yogi.

Selanjutnya, Yogi menjelaskan, perihal kepercayaan dan kejujuran harus dibarengi juga dengan ketaatan seorang anak kepada orang tua.

“Jangankan ikut pramuka, kalau kita tidak taat atau tidak jujur kepada orang tua. Untuk main saja kelihatannya orang susah mengijinkan,” pungkas Yogi. (csn-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *